INTERVLAN ROUTING (WITH ROUTER)

INTERVLAN ROUTING (WITH ROUTER)

Jika kita menghubungkan switch ke router, yang dimana terdapat beberapa VLAN yang perlu dilewatkan di antaranya, maka pada di switch diset trunk. Namun apabila pada switch hanya terdapat 1 VLAN saja maka cukup diset access.
Pada Lab kali ini, karena kita ingin melewatkan beberapa VLAN yakni VLAN 10 dan 20, maka di sisi switch diset trunk. Gunakan kabel straight untuk menghubungkan switch ke router.

1. Membuat Vlan di Kedua Switch
Switch SNesapa

SwitchNesapa#vl dat
SwitchNesapa(vlan)#vl 10 name “11 TKJ 1”
SwitchNesapa(vlan)#vlan 20 name “11 TKJ 2”
SwitchNesapa(vlan)#exit

Switch SNesapa2

SwitchNesapa2#vl da
SwitchNesapa2(vlan)#vl 10 name “11 TKJ 1”
SwitchNesapa2(vlan)#vl 20 name “11 TKJ 2”
SwitchNesapa2(vlan)#exit

2. Asign Port Interface Ke VLAN yang sudah di buat
Switch SNesapa

SwitchNesapa#conf t
SwitchNesapa(config)#int r fa0/2-3
SwitchNesapa(config-if-range)#sw mod acc
SwitchNesapa(config-if-range)#sw acc vl 10
SwitchNesapa(config-if-range)#ex
SwitchNesapa(config)#int r fa0/4-5
SwitchNesapa(config-if-range)#sw mod acc
SwitchNesapa(config-if-range)#sw acc vl 20
SwitchNesapa(config-if-range)#exit

Switch SNesapa2

SwitchNesapa2#conf t
SwitchNesapa2(config)#int r fa0/2-3
SwitchNesapa2(config-if-range)#sw mod acc
SwitchNesapa2(config-if-range)#sw acc vl 10
SwitchNesapa2(config-if-range)#ex
SwitchNesapa2(config)#int r fa0/4-5
SwitchNesapa2(config-if-range)#sw mod ac
SwitchNesapa2(config-if-range)#sw acc vl 20
SwitchNesapa2(config-if-range)#ex

3. Konfigurasi Port Trunk antar SwitchNesapa, SwitchNesapa2, dan ke Router
Switch SNesapa

SwitchNesapa(config)#int fa0/1             >> yang mengarah ke router
SwitchNesapa(config-if)#sw mod trunk
SwitchNesapa(config-if)#ex
SwitchNesapa(config)#int fa0/24          >>yang mengarah ke SwitchNesapa2
SwitchNesapa(config-if)#sw mod tru

Switch SNesapa2

SwitchNesapa2(config)#int fa0/24                     >>yang mengarah ke SwitchNesapa
SwitchNesapa2(config-if)#sw mod tr

4. Di sini kita akan memfungsikan router sebagai gateway untuk VLAN 10 dan VLAN 20. Agar router bisa digunakan untuk gateway VLAN, maka kita konfigurasikan sub-interface. Berikut contohnya :
Router

Router(config)#do sh ip int brief
Interface IP-Address OK? Method Status Protocol
FastEthernet0/0 unassigned YES unset administratively down down

Kita lihat, diatas interface fisiknya adalah FastEthernet 0/0. Kita ingin membuat subinterface yang difungsikan sebagai gateway untuk VLAN 10 dan VLAN 20.
Router

Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#no shRouter(config-if)#int fa0/0.10                         >>sub interface
Router(config-subif)#encapsulation dot1q 10
Router(config-subif)#ip ad 10.10.10.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exitRouter(config)#int fa0/0.20                                                                           >>sub interface
Router(config-subif)#en dot1q 20
Router(config-subif)#ip ad 20.20.20.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit

Pastikan konfigurasi sudah benar dan kita coba lihat verifikasinya.
Router

Router#sh ip int brief
Interface IP-Address OK? Method Status Protocol
FastEthernet0/0 unassigned YES unset up up
FastEthernet0/0.10 10.10.10.1 YES manual up up
FastEthernet0/0.20 20.20.20.1 YES manual up up

Atau jika ingin verifikasi secara detail bisa dengan : “#show run”
Pada router kita membuat sub-interface sejumlah dengan VLAN yang dilewati, dalam hal ini karena hanya ada 2 VLAN, maka kita membuat 2 sub-interface pada router, yakni dengan menambahkan symbol titik pada interface utamanya diikuti dengan nomor VLANnya.
Fa0/0 = main interface fa0/0.10 dan f0/0.20 = subinterface
Tipe encapsulation yang digunakan adalah dot1q (802.1q). Pilihan lainnya adalah ISL (Cisco Proprietary).
Namun tidak semua router dan switch support dengan ISL, sehingga enkapsulasi dot1q lebih banyak digunakan. Pada switch secara default akan memilih enkapsulasi dot1q.
Untuk pengetesannya, lakukan tes ping ke ip gateway dan pastikan mendapatkan hasil reply, selanjutnya lakukan ping ke PC lain yang berbeda vlan, setelah semua PC diping satu-satu, pada router akan muncul tampilan berikut ketika kita check menggunakan “#show ARP”
Router

Router#sh arp
Protocol Address Age (min) Hardware Addr Type Interface
Internet 10.10.10.2 1 000B.BEB0.282B ARPA FastEthernet0/0.10
Internet 10.10.10.3 1 0010.11C9.195D ARPA FastEthernet0/0.10
Internet 20.20.20.2 1 0000.0C0B.09D1 ARPA FastEthernet0/0.20
Internet 20.20.20.3 1 0001.42D0.1AED ARPA FastEthernet0/0.20

Dan check pada switch dengan menggunakan perintah “show mac-address-table” untuk menampilkan nilai mac-address dan port yang digunakan.
Switch SNesapa2

SwitchNesapa2#sh mac-address-table
Mac Address Table
——————————————-Vlan Mac Address Type Ports
—- ———– ——– —–1 000d.bd8b.b518 DYNAMIC Fa0/24
10 000d.bd8b.b518 DYNAMIC Fa0/24
20 000d.bd8b.b518 DYNAMIC Fa0/24

Semoga Bisa Bermanfaat Untuk Kalian Semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *